Selasa, 27 September 2022
Praktik Baik (Best Practise). Apa itu?
Senin, 26 September 2022
Alur Pengajuan NUPTK Tahun 2022
Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) merupakan kode referensi bagi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK). Kode referensi ini berbentuk nomor unik sebagai identitas PTK dalam menjalankan tugas pada satuan pendidikan.
Jumat, 23 September 2022
Asesmen Di Awal Pembelajaran
Asesmen pertama yang dilakukan oleh guru adalah asesmen di awal pelajaran sebelum membahas suatu topik pelajaran. Fungsi dari asesmen awal adalah mengetahui sampai sejauh mana peserta didik memahami bahan atau materi pelajaran yang akan dipelajari dan juga mengukur sejauhmana kesiapan/kedekatan peserta didik terhadap tujuan pembelajaran. Jadi Kesiapan belajar yang dimaksud lebih mengacu pada pengetahuan awal atau pre-knowledge para peserta didik, bukan pada kecerdasan intelektual mereka.
Pembelajaran Berdiferensiasi (Bagian 1)
Kamis, 22 September 2022
Petunjuk Teknis Pelaksanaan PPPK Guru 2022
Petunjuk Teknis Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja Untuk Jabatan Fungsional Guru Pada Instansi Daerah Tahun 2022, Sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 349/P/2022. Unduh
Rabu, 10 Agustus 2022
Pengajuan NUPTK Bagi Tenaga Kependidikan
Senin, 8 Agustus 2022, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bali melaksanakan Apel Pagi secara virtual diikuti pegawai di lingkungan BPMP. Koordinator Bidang SIJP Ni Putu Budi Riniati bertindak sebagai Pembina Apel menyampaikan informasi terkait pengajuan NUPTK bagi Tenaga Kependidikan dan Pelaksanaan Asesmen Nasional Tahun 2022.
![]() |
| Doc: BPMP Provinsi Bali |
Selasa, 26 Juli 2022
Imam Syafi'i dan Murid "Slow Learner"
Sangat mengesankan pada apa yang ditulis oleh Imam Baihaqi dalam kitab Manaqib Imam Syafii, bagaimana cara Imam Syafii, sebagai guru mengajar salah satu muridnya yang sangat lamban dalam memahami pelajaran.
Sang Murid itu adalah Ar Rabi’ bin Sulaiman, murid paling slow learner. Berkali-kali diterangkan oleh sang guru Imam Syafii, tapi Robi’tak juga faham. Setelah menerangkan pelajaran, Imam Syafii bertanya,




